Limo | jurnaldepok.com
Berbagai bentuk ungkapan rasa syukur terekspresikan dalam merayakan kemenangan Supian-Chandra pada Pilkada Depok 27 November silam mulai dari mengadakan tasyakuran di Majelis Taklim, mencukur rambut hingga botak bahkan menggelar selamatan di kolong Jalan Tol Depok – Antasari (Desari) seperti yang dilakukan oleh kelompok relawan SSCR Kelurahan Krukut.
Kepada Jurnal Depok, salah satu pendukung fanatik Supian-Chandra, Hamzah Harun mengatakan dipilihnya lokasi kolong jembatan tol sebagai tempat pelaksanaan syukuran merupakan simbol bahwa para pendukung Supian-Chandra tidak hanya berasal dari golongan masyarakat elite saja, namun justeru lebih banyak dukungan mengalir dari warga biasa yang tak tergiur oleh iming-iming uang dan tetap mengarahkan dukungan kepada Supian-Chandra.
“Kami sengaja memilih tempat pelaksanaan syukuran dikolong jalan tol sebagai simbol bahwa para pendukung Pak Supian Suri dan Pak Chandra Rahmansyah kebanyakan berasal dari warga biasa namun tidak tergoda dengan politik uang,” ujar Hamzah kepada Jurnal Depok, kemarin.
Hamzah mengatakan sangat bersyukur lantaran pelaksanaan Pilkada Depok di wilayah Kelurahan Krukut berjalan lancar, tertib dan aman tanpa kendala berarti.
“Kami tak menampik jika ada ketegangan saat pelaksanan pencoblosan waktu itu dan itu biasa terjadi pada perhelatan pesta demokrasi tapi semua masih dalam koridor aman dan bisa dikendalikan, dan sekarang pesta demokrasi sudah berakhir kami mengajak semua komponen masyarakat untuk kembali bersatu membangun wilayah Kelurahan Krukut,” ajak Hamzah.
Peryataan senada disampaikan oleh Korkel Krukut Relawan Limo Berama Supian Suri (LibaSS), Syamsul Anwar.
Dikatakannya, perbedaan pilihan dan dukungan biasa terjadi pada ajang pesta demokrasi namun dia berharap perbedaan itu tidak mencederai sinergitas dan hubungan baik antar warga.
“Sebagai relawan Supian-Chandra kami sangat merasakan betapa saat itu banyak sekali hal dan peristiwa yang bisa menyulut perpecahan ditataran warga, namun kami bersyukur masyarakat sudah cerdas dan tidak terprovokasi secara berlebihan dalam menyikapi setiap masalah yang muncul sehingga Pilkada bisa berjalan tertib dan aman. Sekarang Pilkada sudah selesai nyok kita kembali guyub dan bersatu membangun Krukut,” pinta RW Acun sapaan akrab Syamsul Anwar. n Asti Ediawan